Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kota Depok menggelar diskusi publik sekaligus memperingati Hari Pers Dunia 2023 dengan tema “Pers dan Kebebasan Hak Bersuara”, pada Kamis (8/6/2023).

Kegiatan dilaksanakan di gedung serbaguna Balai Rakyat, jalan Bangau Raya, kecamatan Pancoran Mas, kota Depok.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Eis Rahmawati, calon legislatif kota Depok Dapil 6 Sawangan, Bojong Sari, dan Cipayung (SaBoCi) dari partai NasDem. Dan terima kasih kepada Sekber Wartawan Indonesia Kota Depok yang sudah mengundang saya untuk hadir dan berdiri di kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei 1993.

“3 Mei diperingati sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia. Dalam waktu yang bersamaan Reporters Without Borders (RSF) merilis daftar indeks kebebasan pers dunia 2023. Dalam daftar itu Indonesia berada di peringkat 108 dari 180 negara yang disurvei, yang menandakan masih cukup terkekangnya kebebasan pers Indonesia. Peringkat Malaysia (73) dan Timor Leste (10) bahkan jauh lebih baik dibanding Indonesia,” jelas Eis.

Ia melanjutkan, “Dibandingkan tahun 2022 yang berada di posisi ke-117, peringkat Indonesia tahun ini sebenarnya membaik. Meskipun demikian jurnalis Indonesia masih berada dalam situasi sulit ketika menjalankan kerja-kerja jurnalistiknya. Hal itu dicatat oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.”

Eis Rahmawati menuturkan, data AJI Indonesia sepanjang tahun 2022 menunjukkan jurnalis masih menjadi target pembungkaman. Ini tampak dengan adanya 61 kasus serangan terhadap jurnalis. Ada peningkatan serangan terhadap jurnalis maupun organisasi media.

“Di tahun 2022 berdasarkan data yang kami kumpulkan itu terjadi 61 kasus serangan dengan jumlah korban jurnalis mencapai 97. Kemudian, organisasi media ada 14. Kalau melihat angka kasus serangan justru di tahun 2022 kami melihat ada peningkatan dibandingkan dua tahun lalu,” ujar Eis.

“Insya Allah saya akan mendukung insan pers Depok dalam berkegiatan, khusus Sekber Wartawan Depok sehingga Pers dapat menjalankan peran sebagai rumah penjernih informasi dengan disiplin kerja dan profesional sehingga tetap menjalankan peran jurnalistiknya sebagai penguak fakta di lapangan,” katanya.

Eis menyampaikan, “Besar harapan saya kita sebagai bangsa Indonesia bisa mengeluarkan pendapat (hak bersuara) sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku sebagai salah satu upaya mencerdaskan bangsa.”

Terakhir, Eis mengucapkan Selamat Hari Pers dunia 2023 yang ke‐30, semoga Pers Indonesia khususnya Kota Depok semakin berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan merawat demokrasi Pancasila.(chr)

2 thoughts on “Eis Rahmawati Hadiri Diskusi Publik “Pers dan Kebebasan Hak Bersuara””
  1. Wow, fantastic blog structure! How long have you
    ever been blogging for? you made running a blog look easy.

    The full look of your site is wonderful, let alone the content material!

    You can see similar here e-commerce

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *