cliktangsel – Seni Budaya Banten seperti debus dan silat merupakan warisan budaya yang tidak boleh hilang ditelan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan saat menghadiri silaturahmi Pendekar Banten Korda II Kota Tangerang, Rabu (05/07).

“Tradisi budaya Banten seperti debus dan silat merupakan local wisdom yang harus terus ada dan dilestarikan,” ucap Pilar.

“Bisa kualat kita sebagai orang Banten kalau sampai melupakan tradisi budaya yang kita punya ini,” ujarnya.

Sebagai Ketua Pendekar Muda Banten, Pilar memberikan gagasan penyertaan debus dalam jurus Gerak Kaserangan yang diluncurkan pada event Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2017.

Bahkan jurus tersebut dilombakan pada AKCF yang diikuti oleh 40 Paguron (Perguruan Silat) se-Kabupaten Serang. Pemkot Tangerang Selatan sendiri terus berupaya mengembangkan seni bela diri silat. Mereka menerbitkan aturan wali kota yang mewajibkan seluruh sekolah untuk mengadakan latihan beladiri.

Pilar juga mendorong agar terus dilakukan pengkaderan pada generasi muda demi menjaga keberlangsungan budaya silat.

“Semoga pendekar Banten ini tetap kompak dan terus melestarikan semangat seni budaya bangsa, agar sampai ke generasi cucu kita nanti,” ucapnya.

2 thoughts on “Pilar: Debus dan Silat Tak Boleh Hilang”
  1. O software de monitoramento de telefones celulares CellSpy é uma ferramenta muito segura e completa, é a melhor escolha para o monitoramento eficaz de telefones celulares. O aplicativo pode monitorar vários tipos de mensagens, como SMS, e-mail e aplicativos de bate-papo de mensagens instantâneas, como Snapchat, Facebook, Viber e Skype. Você pode visualizar todo o conteúdo do dispositivo de destino: localização GPS, fotos, vídeos e histórico de navegação, entrada de teclado, etc.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *