cliktangsel – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Mukhtabar meminta pelajar di wilayah Tangerang Raya menggunakan masker saat beraktifitas di luar ruangan. Hal tersebut untuk mengantisipasi buruknya kualitas udara di Jabodetabek.

Menurut Al Mukhatabar, para pelajar di Tangerang Raya yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, diminta selalu mengenakan masker saat beraktifitas di luar ruangan. Tujuannya untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi di saat meningkatkan polusi udara.

“Gunakan masker bila dipandang perlu. Kalau sekarang ini masih berdasarkan basis atas kesadaran juga, karena kalau kita lihat bila memang kondisinya cepat membaik itu kan hanya insidensial,” ujarnya, Senin (28/8/2023).

Selain itu, Al Mukhtabar menekankan soal Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) No. 2 Tahun 2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara Jabodetabek. Di mana diatur terkait pengendalian penggunaan kendaraan.

Pengendaliannya, lanjut dia, masyarakat diminta mengoptimalkan moda transportasi massal atau transportasi umum. Namun,sejauh ini belum ada aturan bagi pelajar untuk melakukan pembelajaran jarak jauh.

“Pada Imendagri tidak ada aturan (bagi sekolah) untuk melakukan pembelajaran dengan berbasis online, atau hybrid paling tidak. Pelajar harus ke sekolah,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu aturan terkait pembelajaran jarak jauh bagi SMA/SMK/SKh negeri di wilayah Tangerang Raya dari Kemendikbud. “Belum ada aturan dari Kemendikbudristek terkait hal itu,” ujarnya.

Meski demikian, Tabrani meminta para tenaga kependidikan dan peserta didik, khususnya di wilayah Tangerang Raya, untuk tetap menjaga kesehatan mereka saat kondisi udara tidak baik akhir-akhir ini. “Gunakan masker saat berada di luar ruangan serta menjaga imunitas tubuh,” kata Tabrani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *