cliktangsel – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Operasi Zebra 2023 di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini akan digelar selama dua pekan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat {Karopenmas) Divhumas Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan Operasi Zebra ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra yang digelar serentak seluruh Indonesia pada 4-17 September 2023,” kata Karopenmas DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan di Jakarta, Senin (4/9/2023).

Operasi Zebra ini dilakukan Korlantas Polri untuk melakukan pemeriksaan surat-surat pengemudi kendaraan roda empat, maupun roda dua, dan menindak para pelanggar.

Untuk itu, kata Ramadhan, Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan saat berkendaraan di jalan raya.

Adapun pelaksanaan Operasi Zebra 2023 dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024.

“kami mengimbau kepada msyarakat untuk melengkapi surat-surat berkendara,” Ujarnya.

Setidaknya ada tujuh pelanggaran prioritas menjadi sasaran dalam Operasi Zebra 2023, yakn i:

  1. Melawan Arus: Pasal 287, sanksi denda paling banyak Rp 500.000.
  2. Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol: Pasal 293 UU LLAJ, sanksi denda paling banyak Rp 750.000.
  3. Menggunakan HP saat Mengemudi: Pasal 283 UU LLAJ, sanksi denda paling banyak Rp 750.000.
  4. Tidak Menggunakan Helm SNI: Pasal 291, sanksi denda paling banyak Rp 250.000.
  5. Mengemudikan Kendaraan Tanpa Sabuk Pengaman: Pasal 289, sanksi denda paling banyak Rp 250.000.
  6. Melebihi Batas Kecepatan: Pasal 285 Ayat 5, sanksi denda paling banyak Rp 500.000
  7. Berkendara di Bawah Umur, Tidak memiliki SIM: Pasal 281, sanksi denda paling banyak Rp 1 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *