cliktangsel – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan pemberian penghargaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten pada Triwulan II Tahun Anggaran 2023 di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Selasa (5/9/2023).

Dalam rakor tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menyabet peringkat kedua atas kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah terbaik Triwulan II Tahun Anggaran 2023 se-Provinsi Banten.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Wawang Kusdaya menerangkan, terdapat 10 indikator penilaian yang dilakukan dalam ajang penghargaan ini.

“Tahapan penyusunan Perda tentang APBD, Opini Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI, rekapitulasi realisasi belanja untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), realisasi rasio kondisi keuangan daerah tahun anggaran 2022, dan realisasi sampai dengan semester I berdasarkan laporan semester I dan Prognosis tahun anggaran 2023,” ujar Wawang.

Kemudian juga, terdapat indikator capaian realisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri atau tingkat kandungan dalam negeri.

“Lalu progres penggunaan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD), realisasi belanja prioritas nasional, manajemen aset daerah, dan terakhir responsibilitas pemenuhan permintaan data/dokumen dan informasi dari pemerintah pusat dan provinsi,” lanjut Wawang.

Peringkat Tangsel berada di bawah dari Kabupaten Tangerang yang menyabet peringkat pertama. Kendati demikian, penghargaan ini menandakan bahwa pengelolaan keuangan dan aset daerah Pemkot Tangsel terbilang sudah cukup baik.

Wawang mengakui, selama ini terdapat beberapa kendala. Paling utama, yakni pengelolaan perihal aset.

“Pensertifikatan aset masih minim dari target. Itu kendalanya. Jadi poinnya kecil. Karena sertifikat aset masih sedikit jadi kendala masih di situ. Kita genjot di situ, karena melibatkan instansi lain, seperti BPN. Mereka ada mekanisme lain yang di luar kewenangan kita untuk penerbitannya,” terangnya.

Ia berharap dengan penghargaan ini agar pengelolaan keuangan dan aset Kota Tangsel ke depannya dapat lebih baik. Penghargaan ini tak ubahnya menjadi batu loncatan dan motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja.

“Biasanya di akhir tahun ada penghargaan lagi, yang biasa diterima oleh para kepala daerah. Harapannya semoga kita bisa lebih baik lagi,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *